"Jadi saudara Fajar itu meminta saudara Soni untuk mencarikan tempat kos," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2009).
Nanan mengatakan, setelah diminta Fajar, Soni pun menyewa sebuah kamar di tempat kosnya. Kamar nomor 15 tersebut disewanya seharga Rp 437 ribu per bulan. "Bayarnya patungan dengan Afam," kata Nanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, Densus 88 menggerebek sebuah kamar kos di Ciputat, 9 Oktober lalu. Dalam penggerebekan itu, Syaifudin dan Syahrir ditembak mati oleh petugas.
Polisi mengaku terpaksa menembak karena keduanya nekat menyerang polisi dengan melemparkan 3 bom tangan. Namun dari tiga bom kecil tersebut, hanya satu yang meledak. (ken/gah)










































