"Salut kepada Made Mangku Pastika (Gubernur Bali yang juga mantan Ketua Tim Investigasi Bom Bali I) yang berhasil dalam pengungkapan peledakan bom di Bali tahun 2002. Kami juga mengucapkan selamat kepada Pemerintah Indonesia dan Polri atas perang terhadap terorisme dan sukses yang signifikan beberapa waktu ini," kata Duta Besar Australia, Bill Farmer, dalam sambutannya pada peringatan bom Bali di Konsul Australia, Jalan Mpu Tantular, Denpasat, Senin (12/10/2009).
Dalam tragedi kemanusiaan di Bali 2002 lalu, sebanyak 88 dari 202 korban tewas adalah warga negara Australia. Warga dari 22 negara juga menjadi korban.
Farmer menambahkan Australia akan mendorong rasa saling percaya untuk meningkatkan kerja sama dengan Indonesia dan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara dalam upaya melawan terorisme. Pemipin negara diharapkan dapat saling menjaga harmoni untuk menjembatani perbedaan-perbedaan.
"Kami mengirimkan pesan-pesan untuk menjaga rasa saling pengertian, kedamaian dan toleransi. Semua itu dilakukan sebagai kenangan langsung atas saudara-saudara kami yang tewas dalam berbagai peledakan bom di Indonesia, termasuk di Bali," kata Farmer.
Peringatan bom Bali 2002 ini dihadiri keluarga korban tewas maupun luka-luka. Beberapa negara yang warganya menjadi korban juga hadir dalam peringatan bom ini. Hadir juga Sekretaris Daerah Bali I Nyoman Yasa dan Wakil Bupati Badung I Ketut Sudikerta. (gds/djo)











































