"Keluarga yakin," ujar Kepala Desa Cilimus, Kuningan, Jawa Barat, Nur Rohidin yang mendampingi keluarga Syaifudin dan Syahrir saat dihubungi wartawan di RS Polri Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (12/10/2009).
Menurut Nur, keluarga Syaifudin dan Syahrir bertandang ke RS Polri untuk memastikan jenazah dua anggota keluarganya itu. Keluarga disuruh masuk ke ruangan Antemortem RS Polri. "Keluarga masuk, ditanya-tanya saja," imbuh dia.
Syaifudin dan Syahrir dipastikan tewas dalam penggerebekan Densus 88 di rumah kos, Jl Semanggi, Ciputat Timur, Tangerang, Banten, Jumat (9/10/2009) lalu. Mabes Polri baru akan mengumumkan identitas 2 pria yang tewas di rumah kos kamar 15 itu Senin malam ini.
(nik/iy)










































