Demikian seperti dilansir AFP, Senin (12/10/2009). Stasiun televisi lokal, China Central Television (CCTV) mengatakan seorang terdakwa lainnya dituntut hukuman seumur hidup karena terlibat dalam kerusuhan etnis terburuk di China sepanjang dasawarsa terakhir.
Saat hendak dikonfirmasi oleh AFP, petugas pengadilan Umruqi menolak untuk dikonfirmasi mengenai hal ini. Namun, CCTV mengatakan tuntutan hukuman mati didasarkan pada seberapa buruk kejahatan yang dilakukan. Menurut kabar, semua tuntutan mati tersebut ditujukan kepada tersangka yang berasal dari etnis Uighur.
Selama kerusuhan berlangsung pada 5 Juli lalu ini, etnis minoritas Uighur, yang sebagian besar Muslim, menjadi korban amukan massa yang dilancarkan oleh etnis Han yang dominan. Akibatnya 197 orang dilaporkan tewas, namun sebagian besar merupakan etnis Han. Semenjak kerusuhan, wilayah Urumqi pun dijaga ketat oleh kepolisian.
Dalam kerusuhan dahsyat ini, polisi setempat menangkap 718 tersangka terkait kasus ini. Menurut kantor berita Xinhua, bulan lalu sebanyak 21 orang telah didakwa dengan tuduhan melakukan tindak kriminal seperti pembunuhan, penyerangan, penjarahan, dan perusakan properti orang lain.
(nvc/nrl)











































