IPW: Tembak Mati Buron Teroris, Polri Bak Hakim dan Eksekutor

IPW: Tembak Mati Buron Teroris, Polri Bak Hakim dan Eksekutor

- detikNews
Senin, 12 Okt 2009 11:28 WIB
Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menyesalkan tindakan Polri mengeksekusi di tempat terhadap pelaku terorisme. Sebisa mungkin seharusnya gembong teroris itu ditangkap hidup-hidup.

"Ini proses hukumnya sudah tidak berjalan. Polisi sudah bertindak seperti hakim dan eksekutor," kata Ketua Presidium IPW Netta S Pane pada detikcom, Senin (12/10/2009).

Menurut Netta, tindakan menembak mati di tempat pelaku buron teroris itu akan memutuskan informasi jaringan teroris. "Info dari jaringan akan tertutup. Susah lagi mencari informasi baru," sambung Netta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembiaran tindakan tersebut juga akan memberikan dampak negatif terhadap institusi Polri. "Kalau ini dibiarkan akan menimbulkan persepsi negatif terhadap polisi nantinya," ungkapnya.

Menurut Netta, dalam menindak pelaku teroris, polisi sebaiknya menangkap hidup-hidup. Azas praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan.

"Target pertama selamatkan tersangka agar memperoleh informasi dari mereka. Kedua azas praduga tak bersalah, bawa mereka ke muka hukum, biar pengadilan yang memutuskan," jelas Netta.

Meski dikhawatirkan pelaku teroris akan menarik simpati di penjara bila ditangkap hidup-hidup, polisi sebaiknya bertindak preventif. Intelijen berperan sangat penting dalam penanganan kasus terorisme.

(mei/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads