Demikian seperti dilansir Reuters, Senin (12/10/2009).
Chavez, yang seringkali mengkritisi Obama secara personal perihal kebijakan 'imperialis'-nya ini, berpendapat pemberian Nobel kepada pemimpin Amerika Serikat tersebut merupakan suatu kesalahan. Dikatakan dia, tindakan Obama selama ini belum layak mendapatkan penghargaan bergengsi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk pertama kalinya, kita menyaksikan pemberian penghargaan dengan nominator yang sebenarnya tindakannya tidak layak mendapatkan penghargaan tersebut: memberikan penghargaan kepada seseorang karena memberikan harapan sangat jauh dari kenyataan," tambah dia.
Tidak hanya itu, Chavez bahkan mengkritik pemberian Nobel kepada Obama ini seperti layaknya memberikan hadiah kepada pelempar bola dalam baseball hanya karena dia berjanji akan memenangkan 50 pertandingan dan mengalahkan 500 orang pemukul. Hal ini sangat tidak realitis.
Namun, kritikan Chavez ini sangat bertolak belakang dengan tanggapan yang diberikan oleh seniornya, Fidel Castro yang sebetulnya juga sering mengkritik AS. Mantan Presiden Kuba ini justru mengatakan pemberian Nobel ini merupakan 'tindakan positif'. Ucapannya ini lebih menyiratkan kritikan terhadap kebijakan pendahulu Obama di Gedung Putih.
(nvc/nrl)











































