"Dari tim ACT terluka di kepala karena terkena triplek yang terbang," kata Yusuf, Penanggung Jawab Proyek Pembangungan Rumah Penampungan di Kampung Sungai Sariak, Ambung Kapur, Padang Pariaman, itu, saat dihubungi detikcom, Senin (11/10/2009).
Akibatnya, relawan ACT tersebut mengalami jahitan di kepalanya sebanyak lima jahitan. Sementara 2 tukang bangunan yang sedang mengerjakan proyek mengalami luka dalam.
"Tukang bangku kena balok di bagian perutnya. Dia mengalami luka dalam, memar," kata dia.
Ketiga orang yang mengalami luka itu kini masih dirawat di barak medis. Tiupan angin heli juga sempat membuat seorang anak dan ibu terpelanting.
"Namun mereka tidak mengalami luka. Yang anak kecil sempat saya tangkap," kata Yusuf yang saat itu juga berada di lokasi kejadian.
Hebatnya angin juga membuat benda-benda berterbangan. Satu lembar triplek kini masih ada di atas pohon kelapa karena tertiup angin yang disebabkan heli tersebut.
(mei/irw)










































