Menurut warga setempat bernama Ibrahim, kebakaran pertama terjadi pada 2003. Kedua terjadi 3 bulan lalu. "Ketiga ya hari ini," ujar Ibrahim di TKP, Minggu (11/10/2009) pukul 16.15 WIB.
Ibrahim menyayangkan mengapa tempat yang sudah disegel waktu kebakaran kedua kali, bisa beroperasi lagi. "Ini kan membahayakan. Karena lokasi gudang thinner berada di dekat rumah-rumah warga," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebakaran gudang thinner yang cukup besar itu terjadi diduga akibat sopir truk thinner yang bekerja di gudang itu membuang puntung rokok sembarangan. Sebelum api membakar, terjadi ledakan beberapa kali. Insiden ini melukai 2 pegawai gudang dan merembet ke rumah di sisi gudang. Hingga kini kemacetan masih terjadi di jalur sibuk itu.
(nrl/nrl)











































