"Saya tidak melihatnya ini sebagai sebuah pengakuan atas prestasi saya sendiri melainkan penegasan kepemimpinan Amerika atas nama aspirasi seluruh warga di semua bangsa," kata Obama di Gedung Putih, seperti dilansir oleh Reuters, Minggu (11/10/2009).
Komite Nobel Norwegia memuji Obama untuk kerjanya terhadap perlucutan senjata nuklir serta keinginan untuk merangkul negara-negara muslim. Obama juga dinilai sukses untuk kembali menaikan citra AS setelah sebelumnya terpuruk di bawah kepemimpinan Presiden George W. Bush.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun penghargaan itu justru dikritik oleh beberapa media di AS. Mereka menilai pemberian penghargaan tersebut terlalu terburu-buru. Presiden pertama AS berkulit hitam itu dianggap belum melakukan sesuatu yang besar selama sembilan bulan pemerintahannya.
(mok/mok)











































