"Kerugiannya katanya akan diganti, mereka sudah datang tidak lama setelah kejadian," ujar penanggung jawab proyek bangunan, Yusuf saat dihubungi detikcom, Sabtu (10/10/2009).
Yusuf adalah penanggung jawab proyek pembangunan beberapa rumah semi permanen yang kebetulan masih dalam tahap proses pengerjaan saat kejadian berlangsung.
Heli tersebut rencananya akan menyuplai kebutuhan logistik dan peralatan berat untuk membantu korban bencana gempa di Sumatera Barat. Namun belum sampai mendarat di lapangan bola di Sungai Sariak, kencangnya angin dari baling-balingnya sudah menghancurkan seluruh yang ada di bawah.
"Padahal baru sekitar 20 atau 30 meter dari bawah, anginnya keras banget, nggak tahu deh kalau jadi sampai ke bawah," jelas Yusuf.
Tidak berapa lama kemudian, heli tersebut kembali mengudara. Yusuf hingga kini belum dapat memastikan apakah heli tersebut akan kembali datang atau tidak.
Heli tersebut, menurut Yusuf, berukuran sangat besar. Baling-baling, yang biasa berjumlah 4, di heli tersebut terdapat 8 buah. (mok/mok)











































