Upacara penyematan anugerah tanda jasa tertinggi untuk warga asing itu berlangsung di Wisma Duta Indonesia, Wassenaar, Jumat (9/10/2009), disaksikan Menlu Maxime Verhagen, Dirjen Amerika dan Eropa Deplu Retno L.P Marsudi, tuan rumah Dubes J.E Habibie, para pejabat Kemlu dan Parlemen Belanda, dunia usaha dan undangan terhormat lainnya.
Selain Bot, bintang Mahaputera Utama juga dianugerahkan kepada anggota Parlemen Uni Eropa dari Volkspartij voor Vrijheid en Democratie/VVD (Partai Rakyat untuk Kebebasan dan Demokrasi, red) Johannes Cornelis (Hans) van Baalen dan presiden Horizon Holland Jacques Zeno Brijl.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Hans van Baalen dinilai telah berjasa luarbiasa dengan secara terus-menerus mempertahankan dukungan konsisten dari parlemen Belanda terhadap isu-isu integrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Van Baalen juga dinilai telah memainkan peranan penting dalam mengembangkan hubungan bilateral Indonesia-Belanda.
Adapun Jacques Zeno Brijl dinilai telah berjasa luarbiasa dalam meningkatkan hubungan bilateral kedua negara terutama kerjasama antara masyarakat madani. Selama hampir 50 tahun, Brijl melalui organisasi Horizon Holland telah berkecimpung di Indonesia dalam bidang sosial kesehatan.
Horizon Holland antara lain menjalin kerjasama dengan sejumlah lembaga di Indonesia, termasuk Departemen Kesehatan, di antaranya dengan memberi dana untuk peralatan medis. (es/es)











































