Ledakan tersebut terjadi tepat pada tengah hari saat warga sekitar berbelanja. Mobil yang ditabrakkan ke pasar tersebut langsung meledak dan membakar pertokoan di sekitar lokasi ledakan.
Menteri Dalam Negeri Pakistan, Rehman Malik mengatakan pihak Taliban berada di belakang aksi mematikan ini.
"Kita akan terus menggencarkan operasi untuk memerangi para teroris dalam beberapa hari ke depan," ujarnya seperti dikutip AFP, Jumat (9/10/2009).
Ledakan ini merupakan ledakan keenam kalinya dalam empat bulan terakhir.
Perdana Menteri Pakistan Yousuf Raza Gilani mengutuk keras atas inisiden yang menewaskan puluhan warga tersebut. Dia kembali menekankan, negara akan terus melakukan perlawanan terhadap para teroris.
Dokter yang menangani para korban, dr Zafal Iqbal mengatakan, saat ini pihak rumah sakit memastikan 49 orang tewas dalam insiden ini. "Semua korban tewas adalah warga sipil," kata Zafal.
(anw/anw)











































