Sulitnya Menjelaskan Bahaya Perubahan Iklim

Sulitnya Menjelaskan Bahaya Perubahan Iklim

- detikNews
Jumat, 09 Okt 2009 17:38 WIB
Sulitnya Menjelaskan Bahaya Perubahan Iklim
Jakarta - Perubahan iklim sangat terasa di berbagai benua. Contohnya badai besar yang melanda kota-kota besar akhir-akhir ini. Sayangnya, kesadaran untuk menghadapi perubahan iklim secara global, belum final.

"Sebab, sulit menjelaskan dampak perubahan iklim meski ini isu sangat krusial. Kami sendiri juga sulit menjelaskan secara visual," kata John Novis, Kepala Departemen Fotografi Greenpeace di Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2009).

Menurut aktifis yang telah 20 tahun bergabung dengan Greenpeace tersebut, meski isu perubahan iklim telah mengglobal, tetapi banyak pihak tutup mata. Tak heran, ia menjelajahi pelosok dunia untuk menjelaskan secara konkrit bahaya perubahan iklim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Fotografer kami pergi ke Antartika, hutan-hutan, dan berbagai negara yang mengalami kerusakan akibat perubahan iklim," ucapnya sambil menunjukan foto-foto yang dihasilkan timnya.

Selain mencari dampak, Greenpeace secara aktif membuat foto-foto dengan kesulitan tinggi. Seperti membawa spanduk kampanye ke lapangan Tiananmen, memanjat patung Yesus di Brazil dan berbagai landmark kota terkenal di berbagai belahan dunia.

"Pada intinya kami membuat berita bukan merespon berita," papar Novis.

Tak heran, hasil kampanye Greenpeace sangat ikonik terutama pada wilayah 'berbahaya'. Antara lain penghalauan kapal-kapal perusahaan swasta yang dinilai merusak lingkungan dan menembus tempat yang mempunyai akses keamanan maksimal.

"Foto-foto itu yang dinanti media dan masyarakat," tegasnya.

(Ari/rdf)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads