"Tadi ibu saya yang terima teleponnya, sampai saat ini saya tanya masih nangis-nangis," ungkap Sucihani sedikit tersedak saat dihubungi detikcom melalui telepon, Jumat (9/10/2009).
Sucihani merupakan adik dari Syaifudin dan Syahrir yang dikabarkan tewas saat penggerebekan Densus 88 di Ciputat, Tangerang. Sucihani sendiri baru tahu kabar tersebut saat dirinya baru pulang dari tempatnya bekerja.
"Saya baru pulang kerja dan baru tahu berita tersebut. saat diberitahu saya sempat terkejut," ungkap istri mendiang tersangka teroris Ibrohim dengan suara parau.
Hingga kini, menurut Sucihani, keluarga masih terus berdatangan ke rumah orangtua mereka.
"Perasaan keluarga yah mungkin Allah sudah berkehendak. Mungkin itu yang terbaik," pungkasnya.
Penggerebekan Syaifudin dan Syahrir dilakukan di rumah kos dua lantai berisi 20 kamar di kawasan Ciputat, 300 meter belakang kampus UIN Syarif Hidayatullah. (nov/nrl)











































