"Titiek, terlepas dia adalah keluarga Soeharto yang bermasalah selama ini, dia memiliki simpatisan yang cukup besar dan bermanfaat untuk partai ini," kata anggota formatur pengurus Golkar, Ridwan Bae, saat dihubungi detikcom melalui telepon, Jumat (9/10/2009).
Terkait Rizal, Ridwan menjelaskan bahwa sosok yang dinilai kontroversial karena saudaranya merapat di Partai Demokrat ini memiliki profesionalitas tinggi. Ridwan yang adik Andi Mallarangeng itu dapat memperbaiki citra Golkar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ridwan menambahkan, tidak dimasukkannya pendukung Surya Paloh dalam kepengurusan Ical karena belum ada kesepakatan antara Ical dengan Paloh. "Soal kelompok Surya Paloh kan intinya begini, kita harus melakukan konsolidasi panjang sementara kepengurusan harus segera dibentuk. Kalau dipaksakan, partai tidak berjalan optimal. Toh kita bisa bersama-sama melakukan kegiatan kemanusiaan," lanjutnya.
Tim formatur terbagi dalam tiga wilayah dan ormas dipimpin langsung oleh Aburizal Bakrie. Mereka adalah Ridwan Bae (Wilayah Timur), Mahyudin (Wilayah Tengah), Rusli Zaenal (Wilayah Barat), dam Fahri Andi Leluasa (Wakil Ormas).
Saat dibacakan nama Titiek Soeharto dan Rizal Mallarangeng masuk dalam kepengurusan Golkar 2009-2014 pada Kamis malam, peserta Munas kurang senang. Titiek tidak disambut tepuk tangan, sementara Rizal justru diteriaki "huuu....".
(van/nrl)











































