"Rizal kutu loncat dan sekarang ini banyak kutu loncat. Golkar sedang masuk lorong gelap," kata Arbi saat berbincang dengan detikcom, Jumat (9/10/2009).
Arbi melihat ada risiko di balik masuknya Rizal dalam struktur pengurus Golkar. Arbi melihat ada peleburan dua partai, yaitu Golkar dan PD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arbi menyebut Golkar dalam posisi nyaris tenggelam. "Mental kuli kemasukan kutu loncat, nyaris hilang," kritik Arbi.
Langkah terakhir menurut Arbi, kalau memang Ical ingin berkoalisi dengan PD, maka harus ada kontrak koalisi yang jelas sehingga Golkar tidak diposisikan seperti pengemis kekuasaan.
"Harus jelas, kalau tidak selesailah," tandasnya.
Rizal Mallarangeng dipilih Ical memegang posisi Ketua Bidang Pemikiran dan Kebijakan karena dianggap berprestasi membangun Freedom Institute. Pada saat nama Rizal dibacakan seluruh peserta Munas Golkar berteriak "huuu..." karena tidak puas.
(van/nrl)











































