"Selain menembus desa terisolir, relawan kita juga mendirikan Rumah Sakit Lapangan (RSL) yang telah mengoperasi 17 pasien patah tulang. RS Lapangan yang terletak di Jl. Pariaman memiliki fasilitas laboratorium dan radiologi yang dapat memudahkan penanganan pada pasien," kata Ketua Umum BSMI Basuki Supartono dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (9/10/2009).
Menurut Basuki, pihaknya memang mengoptimalkan relawannya untuk menangani korban yang tidak tersentuh bantuan pemerintah. Hal ini untuk mengantisipasi korban yang lokasinya jauh dari pengungsian umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Basuki menjelaskan, para relawan yang diterjunkan sudah dibekali dengan peralatan P3K dan bahan makanan untuk korban gempa. Selain itu juga disediakan ambulan untuk mengangkut korban gempa yang mengalami luka berat.
"Selain menyalurkan satu ton logistik dan obat-obatan, tim BSMI turut mengerahkan dua unit mobil penjelajah dan 4 ambulan keliling untuk mencari korban di setiap pelosok desa terisolir yang terkena gempa," tandasnya.
(van/ape)











































