“Supaya tidak kalah oleh Pak JK, saya minta Pak Rusli Zainal membuatkan pantun,” kata Ical dalam sambutannya di Hotel Labersa, Pekanbaru, Riau, Kamis (8/10/2009).
Beginilah bunyi pantun yang dibacakan Ical saat mengakhiri sambutannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warnanya hijau amat memikat
Bila kita sefaham dan semufakat
Niscaya Golkar akan tetap memikat
Pantun yang mewakili semangat Ical untuk merangkul semua kekuatan dalam Golkar itu kontan mendapat sambutan riuh dari peserta. Mendapat sambutan meriah demikian, Ical makin semangat berpantun. Dia pun lantas membacakan pantun keduanya yang juga hasil ‘contekan.’
Bunga selasih daun talas
Indahnya bunga di dalam taman
Terimakasih kepada peserta Munas
Atas kepercayaan yang telah diberikan
Lagi-lagi ucapan itu mendapat sambutan sorak sorai dari penonton. Ical pun
lantas turun panggung setelah sebelumnya mengetok mimbar sebagai tanda penutupan Munas dan pemberian kenang-kenangan oleh panitia.
(sho/ape)










































