"Ciri-cirinya seperti meteor. Meteor bisa seperti itu," jelas Kepala Observatorium Bosscha Taufik Hidayat melalui telepon, Kamis (8/10/2009).
Menurut dia, meteor bisa menimbulkan efek ledakan kalau berukuran cukup besar dan cukup padat.
"Asap itu seperti jejak dan bola api terjadi karena dalam keadaan kencang, kemudian pecah menjadi beberapa segmen. Ledakan ini pun menimbulkan getaran karena dia menimbulkan gelombang kejut," terangnya.
Dia menjelaskan, untuk itu perlu memastikan apakah benar sumber ledakan itu meteor harus melihat foto-foto sehingga bisa dianalisis. dari sudut jatuh, kecepatan, dan arah datangnya. (ndr/nrl)











































