Kepala Urusan (Kaur) Penerangan Pasukan dan Umum Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Hasanuddin, Kapten Pnb Agus Subagyo, mengakui ada latihan rutin pesawat Sukhoi. Latihan tersebut digelar pada pagi hari hingga pukul 10.00 Wita, Kamis (8/9/2009).
"Latihan terbang rutin di kawasan Sulsel saja, bisa jadi melintasi Bone," ujar Agus.
Namun Agus membantah dengan tegas jika sumber ledakan yang terjadi di udara di Kabupaten Bone berasal dari latihan pesawat Sukhoi tersebut. "Tidak ada ledakan, hanya latihan terbang rutin," tegas Agus.
Menurut Agus, pihaknya saat ini juga sedang mencari tahu sumber ledakan tersebut.
Sebelumnya Kapuspen TNI AU Marsma Bambang Sulistyo menegaskan TNI AU tidak menggelar latihan terbang pesawat Sukhoi. "Tidak ada Sukhoi. Itu mungkin dari lain sumber, bukan hanya dari pesawat saja. Kalau ada pesawatnya, tunjukkan nomor serinya dan buktinya," ungkap Bambang. Namun pada kesempatan lain, Bambang mengakui adanya latihan penerbang Sukhoi.
Seperti diketahui, warga Kelurahan Pallette, Kecamatan Tanete Riattang, Timur, Kabupaten Bone, mendengar suara ledakan keras di udara. Ledakan tersebut menggetarkan kaca-kaca jendela rumah warga. Kondisi ini membuat warga sempat panik karena menyangka ada gempa.
Cahyo Hariono, salah seorang warga, mengatakan ledakan keras itu terdengar sebanyak 3 kali. Dia juga mengaku melihat kilatan cahaya dan asap saat terjadi ledakan.
(djo/nrl)











































