Antasari: Dia Atau Saya yang Mati

Minta Staf KPK Sadap Telepon

Antasari: Dia Atau Saya yang Mati

- detikNews
Kamis, 08 Okt 2009 12:55 WIB
Antasari: Dia Atau Saya yang Mati
Jakarta - Terdakwa Antasari Azhar ternyata tidak hanya meminta bantuan Kapolri untuk mengusut teror yang menimpa dirinya dan keluarganya. Antasari juga meminta bantuan staf di KPK untuk menyadap nomor telepon yang masuk ke telepon genggam istrinya.

"Selain meminta bantuan Kapolri, terdakwa selaku ketua KPK memerintahkan stafnya yaitu saksi Budi Ibrahim dan saksi Ina Susanti untuk melakukan penyadapan nomor telepon yang masuk ke telepon genggam istrinya," kata jaksa penuntut umum (JPU) Cirus Sinaga dalam Sidang di Pengadilan Negeri Jaksel, Jl Ampera Raya, Kamis (8/10/2009).

Nomor yang diminta disadap adalah 0811978245, 081311695795, 081381202747, 0818883155, dan 08161113244. Dua nomor di antaranya, yaitu 08161113244 dan 0811978245 merupakan milik Nasrudin.

"Saksi Budi Ibrahim dan saksi Ina Susanti menyerahkan laporan hasil penyadapan dan sekaligus meminta terdakwa menghentikannya karena menghabiskan waktu, biaya dan tidak level, namun terdakwa mengatakan 'Saya apa dia yang mati'," kata Cirus.

Sebelumnya, Antasari juga sempat meminta bantuan Kapolri. Kapolri pun membentuk tim yang diketuai Kombes Pol Chairul Anwar untuk melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikannya diberitahukan kepada Antasari, telah diperoleh foto Nasrudin, foto mobil Nasrudin yang biasa digunakan, alamat rumah, serta alamat kantor. (amd/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads