Pemblokiran ini terjadi bukan kali ini saja. Pemblokiran serupa pernah dilakukan sebelum bulan Ramadan sehingga menyebabkan kerugian bisnis senilai Rp 6 miliar.
Pemblokiran itu dipicu dengan rencana penggusuran perumahan sepanjang 15 meter di pinggir Jl Cacing. Lahan seluas 1,5 hektar itu berisi 100 rumah. Penghuninya kebanyakan berprofesi sebagai pengepul/jugaran besi bekas. Juga ada yang menyediakan BBM eceran untuk truk-truk kontainer yang lewat jalur utama Bekasi - Pelabuhan Tanjung Priok itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalan Cacing memiliki 2 jalur yaitu dari Bekasi - Tanjung Priok dan arah sebaliknya. Masing-masing jalur memiliki 3 lajur. Nah, yang diblokir hari ini adalah jalur dari Bekasi ke Tanjung Priok. Saat ini kemacetan di jalur itu sudah menggila, sejak pintu keluar tol Rorotan. Sebanyak 50 kendaraan terjebak di tengah pemblokiran oleh massa.
Jl Cacing berperan penting dalam membawa barang-barang dari pabrik-pabrik menuju pelabuhan Tj Priok dan sebaliknya. Jalan ini biasa dilewati oleh truk-truk kontainer berukuran raksasa. Selain menghubungkan dengan Bekasi, jalur ini terkoneksi dengan tol JORR dan Jagorawi, sehingga pabrik di Bogor bisa mengirimkan barang ke pelabuhan Tj Priok lewat jalur Cacing.
Lokasi pemblokiran juga tidak jauh dari sentra industri Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung. Jaraknya sekitar 300 meter saja. Di jalur ini tengah dibangun jalan tol sepanjang 3,2 km dari Rorotan.
Belum diketahui berapa kerugian yang terjadi akibat pemblokiran hari ini. Bisa saja miliaran rupiah seperti yang terjadi sebelumnya.
(nrl/mad)










































