terwujud sudah dengan terpilihnya Ical sebagai ketua umum. Sebab kegagalan Akbar dalam Munas VII di Bali 5 tahun lalu memupus harapan dia untuk menjadikan Golkar sebagai partai yang bermartabat.
“Tentu saya mensyukuri kepada Tuhan. Saya yakin sejak awal Ical yang akan
terpilih karena itu saya sudah memberikan dukungan dan ikut kunjungan ke seluruh tanah air untuk meyakinkan DPD memilih Ical. Tentu kami sangat puas karena ini hasil dari kesungguhan kami dalam menyiapkan strategi yang tepat dan matang,” kata Akbar kepada detikcom, Kamis (7/10/2009) dini hari.
Menurutnya kemenangan Ical sungguh memuaskan karena ternyata lawan Ical, yakni Surya Paloh, tidak jauh berbeda selisih perolehan suaranya. Sebab asumsi awal Ical akan didukung sekitar 350, sementara faktanya Ical hanya dapat 300-an.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akbar menilai kemenangan JK adalah kemenangan semua kader Golkar dan titik awal dalam kemajuan Golkar di masa mendatang. Sebab sejak awal Ical berjanji
mencurahkan semua waktunya dan sumber daya yang dimiliki untuk kebesaran dan kejayaan Golkar.
“Ini menunjukkan kemenangan kita semua sebagai kader Golkar dan kemenangan
Bangsa Indonesia. Sebab sejak awal Ical berjanji akan mencurahkan semua sumber daya yang dimilikinya untuk kemajuan dan kebesaran Golkar,” tegas Akbar.
(yid/mad)











































