Hal ini diprediksi oleh salah seorang pengurus DPP Golkar Agun Gunandjar Sudarsa ketika berbincang dengan wartawan di sela-sela Munas Partai Golkar di Hotel Labersa, Pekanbaru, Riau.
"Kalau melihat realita kekinian, kemungkinan yang lolos verifikasi hanya dua orang," ujar Agun kepada wartawan, Rabu (7/10/2009).
Menurut Agun, ada beberapa faktor yang menyebabkan Ical panggilan akrab Aburizal dan Surya Paloh dapat lolos verifikasi. Pertama, karena faktor banyaknya dukungan dari DPD. Kedua, karena akar mereka di internal Partai Golkar sangat kuat, lantaran keduaaanya sudah lama menjadi pengurus dan turut membesarkan Partai Golkar.
Sementara Tommy panggilan akrab Hutomo Mandala Putra, diprediksi Agun tidak akan mencapai dukungan hingga 30 persen pada verifikasi nanti. Waktu pencalonan yang mepet dan masa sosialisasi yang sempit kemungkinan menjadi faktor utama yang membuat kurangnya dukungan pada putra bungsu mantan Presiden Soeharto ini.
Malam ini, agenda Munas telah memasuki Rapat Paripurna ke-7 dengan agenda penjelasan perihal persyaratan pencalonan ketum, pendaftaran bakal calon ketum, verifikasi bakal calon ketum, dan penetapan calon ketum terpilih.
Verifikasi akan dilakukan oleh pimpinan munas dibantu oleh Steering Committee dan Organizing Committee. Untuk bisa lolos tahap verifikasi, bakal calon harus memenuhi syarat 30 persen dukungan dari DPD melalui verifikasi mandat dan dukungan.
Jika dalam verifikasi itu muncul salah satu calon yang memenuhi dukungan mandat 50 persen +1 maka calon tersebut secara aklamasi ditetapkan sebagai ketum dan tidak lagi digelar pemilihan. Namun jika tidak ada mencapai angka tersebut dan hanya muncul dua atau tiga nama, maka calon-calon tersebut akan dipilih secara voting.
"Kalau prediksi saya sepertinya hanya 2 yang lolos verifikasi," tuturnya.
(nvc/anw)











































