Ceritanya, Ghazali sedang mengikuti training dari kantor asuransi Prudential di Hotel Ambacang, Padang, saat gempa melanda Sumatera Barat Rabu (30/9/2009) lalu. Karena ngopi sudah menjadi semacam 'kewajiban', Ghazali pun keluar hotel mencari kopi saat training berlangsung.
Ghazali mengaku tidak membeli kopi di hotel karena akan lebih menguras koceknya. Ia pun membeli kopi di kafe yang jaraknya 300 meter dari hotel tersebut. "Saya duduk (ketika gempa berlangsung) dan (saya melihat) hotel itu ambruk," ujar Ghazali seperti dilansir Reuters, Rabu (7/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, tim penyelamat telah berhasil mengeluarkan banyak jasad dari reruntuhan Hotel Ambacang. Akan tetapi mereka meyakini masih terdapat 80 jenazah yang terperangkap di dalamnya. Warga setempat mengaku mendengar suara tangisan meminta tolong di dalam reruntuhan Hotel Ambacang pada Selasa (6/10/2009). Namun setelah tim penyelamat dari Australia mengecek lebih lanjut, tidak ditemukan apa pun.
(amd/iy)











































