Gempa Seminggu Berlalu, Ros Masih Mengais Tanah Sembari Menangis

Cari Anak dan Murid

Gempa Seminggu Berlalu, Ros Masih Mengais Tanah Sembari Menangis

- detikNews
Rabu, 07 Okt 2009 15:20 WIB
Gempa Seminggu Berlalu, Ros Masih Mengais Tanah Sembari Menangis
Jakarta - Gempa sudah seminggu berlalu. Proses evakuasi penyelamatan pun sudah dihentikan. Namun Rosmeli M (42), Warga Desa Banar Banca, Kecamatan Malala Selatan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, masih terus mengais-ngais tanah reruntuhan Masjid Al Falah.

Sambil menangis, Ros mencari mayat anaknya, Chandra, Rabu (7/10/2009). Tak hanya Chandra, murid-murid Ros juga tertimbun di reruntuhan tanah longsor akibat gempa.

"Ke mana anak saya?" tanya Ros sambil menangis.

Wajah guru ngaji di Masjid Al Falah itu tampak lusuh. Begitu juga dengan baju yang dipakainya. Dengan tatapan kosong, Ros memandang longsoran tanah yang menimbun Masjid Al Falah. Air matanya pun tak kuasa dibendungnya.

Ros mengenang beberapa saat sebelum gempa, 30 September. Dia dan anaknya sama-sama ingin pergi ke masjid menjelang salat magrib. Namun Chandra lebih dulu pamitan. Sedangkan Ros yang sedang rebahan di tempat tidur, rupanya tertidur hingga goncangan 7,6 SR terjadi.

"Entah kenapa ibu berbaring di tempat tidur dulu dan ketiduran. Pas bangun sudah gempa. Saat itu ibu lihat masjid sudah tidak ada lagi," ceritanya.

Setelah berbagi cerita, Ros bangkit dari timbunan tanah longsor. Sambil menangis, Ros berjalan perlahan-lahan menjauh dari reruntuhan Masjid Al Falah.

(gus/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini