sebagai ketua umum merupakan amanah yang mulia. Karena itu untuk
mendapatkannya harus dengan cara-cara yang baik dan tidak kotor.
"Saya anggap jabatan Ketua Umum Golkat itu jabatan yang mulia, elegan dan
terhormat. Karena itu saya katakan kepada tim saya, meskipun dilakukan black campaign, jangan dibalas," kata Ical dalam jumpa pers di Arena Munas Golkar di Hotel Labersa, Riau (7/10/2009).
Menurut Ical, timnya sudah diinstruksikan tidak menggunakan segala cara agar
menang. Karena itu, Ical meminta agar para kandidat lainnya siap dengan apapun pilihan DPD dalam menentukan ketua umumnya.
"Kita tidak boleh mengotori perebutan Ketua Umum Golkar dengan cara-cara yang tidak elegan dan terhormat," paparnya.
Saat ditanya soal praktek money politics, Ical tidak menjawab dengan tegas.
Malahan dia menjawab bahwa setiap DPD membutuhkan dana untuk biaya operasional menjalankan partai.
"Setiap pimpinan tentu membutuhkan sumber dana bagi DPD-nya masing-masing. Karena pemilihan itu berlangsung bebas dan rahasia, kita tidak bisa harus begini begitu kalau ada kontribusi," paparnya.
(yid/anw)










































