Ical Diserang Soal Lapindo, Paloh Dihantam dengan Blok Cepu

Jelang Pemilihan Ketum Golkar

Ical Diserang Soal Lapindo, Paloh Dihantam dengan Blok Cepu

- detikNews
Rabu, 07 Okt 2009 12:29 WIB
Ical Diserang Soal Lapindo, Paloh Dihantam dengan Blok Cepu
Pekanbaru - Saling serang antara kandidat Ketum Partai Golkar tidak hanya terjadi melalui pernyataan langsung di media massa. Perang kandidat juga terjadi melalui pemberitaan dan iklan di media massa yang tidak bersumber langsung dari kandidat maupun tim sukses.

Saling serang itu terjadi di media lokal di Riau. Ical diserang dengan iklan
penolakan terkait lumpur Lapindo, sedangkan Paloh diserang dengan kasus dugaan korupsi yang menyangkut Blok Cepu.

Harian Metro Riau edisi Rabu (7/20/1009) melaporkan berita soal dugaan kasus
korupsi yang menyandung Paloh di halaman pertama, lengkap dengan foto pria brewok itu. Judul laporan itu "Calon Bos Golkar Tersandung Dugaan Kasus
Korupsi."

Laporan harian ini menyebutkan, kasus dugaan korupsi dana bantuan Mobile Cepu Ltd (MCL) yang merupakan anak perusahaan Exxon Mobile itu saat ini tengah disidik pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, Jawa Timur. Kejari Bojonegoro telah memanggil Surya Paloh sebagai saksi, namun bos media ini mangkir.

Menanggapi pemberitaan ini, tim Surya Paloh menyangkal tegas. Menurut mereka, berita itu tidak benar sama sekali. "Kita membantah keras pemberitaan itu. Ada black campaign seolah-olah Pak Surya terkait dengan kasus itu. Itu sampah murahan karena Pak Surya sangat tidak ada kaitannya sama sekali," tegas jubir tim Surya Paloh, Sugeng Suprawoto.

Sementara serangan atas kubu ical terjadi melalui sebuah iklan satu halaman dalam harian Riau Mandiri edisi Rabu (4/10/2009). Di halaman ini terpampang iklan dari Solidaritas Rakyat untuk Korban Lapindo yang menyatakan menolak Ical sebagai kandidat Ketum Golkar dan jabatan-jabatan publik lainnya. "Selamatkan rakyat dari kejahatan kolusi kekuasaan," demikian judul iklan yang ditulis dengan huruf-huruf capital yang mencolok tersebut.

Di bawahnya terdapat tanda tangan para tokoh yang mendukung iklan ini, antara lain Solahudin Wahid, Arbi Sanit, Sukardi Rinakit, Yudi Latif, Franky Sahilatua, Bonny Hargens, Chalid Muhammad, Soegeng Sarjadi, Fadjroel Rahman, dan lain-lain. Iklan itu juga menampilkan nama-nama yang mendukung pernyataan tersebut lewat facebook, antara lain Adnan Topan Husodo, M Hanif Dhakiri, dan lain-lain. Total nama yang dicantumkan sebagai pendukung pernyataan itu sekitar 50-an.

Di bagian bawah halaman, iklan ini dipungkasi dengan kalimat "Pernyataan ini
tidak dimaksudkan untuk mendukung salah satu kandidat Ketua Umum Partai Golkar. Sama sekali TIDAK."

Pada saat yang sama di halaman 3 harian ini ditampilkan iklan dukungan terhadap Surya Paloh oleh Ketua DPD Kabupaten Bengkalis, Normansyah Abdul Wahab. Mengambil tempat satu halaman penuh berwarna kuning, iklan itu menampilkan foto Paloh tengah mengacungkan tangan dan foto Normansyah dengan judul "Menang Kalah Bersama Surya Paloh."

(sho/anw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads