"Yuddy sedang melakukan propaganda hitam kepada kandidat lain dalam hal Partai Golkar, nama baik partai akan tercorengi di mata publik, yang tentu sangat merugikan untuk Partai," kata Poempida kepada detikcom via SMS, Rabu (7/10/2009).
Poempida menilai Yuddy secara tidak langsung mempermalukan partainya. Terlebih saat ini dirinya adalah kandidat Ketum Golkar.
"Statement Yuddy Chrisnandi bahwa telah terjadi transaksi suara sampai sebesar Rp 100 juta untuk satu suara adalah hal yang sangat memalukan Partai Golkar," keluh Poem.
Lebih jauh Poem menjelaskan seharusnya Yuddy tidak melakukan hal itu. Sebagai politisi seharusnya Yuddy lebih dewasa.
"Yuddy yang menilai bahwa kandidat lain mampu dan telah melakukan hal tersebut dan menyatakan dirinya hanya bermodal idealisme adalah tindakan tidak jantan," kata Poem.
"Dan parahnya ini dilakukan oleh Yuddy yang kandidat ketua umum," tandasnya.
(van/anw)











































