Jepang Bantu Sistem Penginderaan di Indonesia

Keamanan dan Keselamatan Laut

Jepang Bantu Sistem Penginderaan di Indonesia

- detikNews
Selasa, 06 Okt 2009 23:05 WIB
Jakarta - Guna memaksimalkan jalur keamanan keselamatan kapal di laut Indonesia, Jepang memberikan bantuan Sistem Penginderaan Laut Global. Bantuan senilai US$ 10 juta (Rp 100 Miliar) itu dipasang di 4 titik wilayah Indonesia.

"Nilai bantuan hibah ini mencapai nilai US$ 10 juta atau sekitar Rp 100 miliar," kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) Laksamana Madya TNI Budhi Hardjo di kantornya Jl Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2009).

Menurut Budhi, bantuan berupa sistem penginderaan laut global ini mulai dikerjakan di Tarakan (Kalimantan Timur), Manado (Sulawesi Utara), Bali dan Kupang (Nusa Tenggara Timur).

"Sistem yang dibangun Jepang ini akan memaksimalkan keamanan dan keselamatan kapal melewati perairan di Indonesia," katanya.

Selain memberikan bantuan pembangunan sistem penginderaan laut, lanjut Budhi, pihaknya juga tengah membahas rencana hibah tiga kapal patroli dari Coast Guard (Penjaga Pantai) Jepang.

"Ini masih terus diusahakan, karena Jepang inginnya G to G," ungkapnya.

Budhi menjelaskan, dua bantuan ini merupakan tindak lanjut dari poin kesepakatan yang telah dijanjikan Jepang dengan nilai total US$ 300 juta atau Rp 3,3 Triliun. Selain itu, Bakorkamla juga tengah mengintensifkan rencana bantuan kapal multifungsi dari pemerintah Jerman.

Bakormala sendiri akan mengirimkan Tim Teknis ke Jerman pada bulan November 2009 mendatang. Tim ini akan mempelajari secara detail tentang spesifikasi kapal yang akan disesuaikan dengan perairan di Indonesia.

Ditambahkan Budhi, kapal multifungsi dari Jerman ini memiliki kapasitas 2.000 gross ton dan memiliki kemampuan patroli, pengawasan dan juga penyelamatan. Diharapkan sudah ada keputusan final tentang bantuan itu pada Desember 2009 mendatang.

(zal/did)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads