"ANTV, TVOne dan Vivanews.com dibolehkan masuk, sementara media lain tidak boleh," tulis wartawan dalam surat pernyataannya, Selasa (6/10/2009).
Seperti diketahui, tiga media massa tersebut punya kaitan dengan salah satu kandidat Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie. Setelah menyerahkan surat protes tersebut pada Zainal Bintang, wartawan duduk membuat lingkaran di depan pintu masuk ballroom Hotel Labersa, Pekanbaru, tempat rapat paripurna berlangsung
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boikot wartawan langsung diterapkan pada Aburizal Bakrie. Ketika kandidat Ketua Umum Golkar tersebut keluar dari ruang rapat bersama rombongannya, wartawan sama sekali tidak berusaha memintainya keterangan apa pun tentang sesi penyampaian pandangan DPD yang baru berlangsung.
Namun demikian, salah satu staf humas Munas sempat meminta maaf dan menyangkal adanya perlakuan diskriminatif terhadap wartawan. "Kami minta maaf atas hal ini, kita tidak bermaksud mendiskriminasikan. Kalau begitu diperbolehkan masuk," kata dia.
Sudah pasti pernyataan maaf tersebut tidak berarti apa-apa bagi wartawan, sebab rapat paripurna sudah berakhir. (lrn/lh)











































