Seperti dikutip New York Times, Selasa (6/10/2009), Nizeyimana ditangkap di Uganda. Tuduhan yang dikenakannya yakni mengorganisir pembantaian massal atas ribuan warga sipil termasuk seorang ratu.
Mahkamah Internasional juga mendakwanya atas tindakan kejahatan kemanusiaan. Nizeyimana diketahui juga pernah menjamat sebagai pimpinan pasukan pemberontak yang kerap melakukan serangan ke Kongo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pria ini melakukan teror di Kongo. Penangkapannya adalah kesukseskan," jelas juru bicara kepolisian Rwanda Eric Kayiranga.
(ndr/lrn)











































