"Saya siap diperiksa KY, kenapa tidak siap. Silakan periksa agar permasalahannya jelas," kata Sareh saat dikonfirmasi wartawan melalui telpon, Selasa (6/10/2009).
Sareh yang saat ini menjabat sebagai Panitera MA menceritakan, surat-surat tanah yang dimiliki A.S Gill palsu sehingga ditindaklanjuti ke Pengadilan. Saat ini, tanah dikuasai oleh Ketua RW Moh Noordin dan digunakan sebagai lahan pertanian untuk pemuda setempat.
"Itu tanah negara untuk dikelola masyarakat tahu-tahu diklaim Gill. Tanya saja sama orang disana, saya tidak pernah kesana juga," pungkasnya.
Mengenai ada dugaan suap pada hakim yang menjalankan persidangan kasus A.S Gill,
Sareh mengaku tidak tahu menahu. ''Sidang berlangsung terbuka dengan dihadirkan
saksi-saksi dan bukti yang lengkap,'' tegas dia.
(mpr/gah)











































