Pusat Komunikasi dan Informasi (Puskominfo) Polda Metro Jaya, Selasa (6/10/2009) menyebutkan, kejadian tersebut dialami oleh Yeni, Selasa siang.
Wanita muda ini nyaris jadi korban pencopetan di Mikrolet jurusan Tanah
Abang-Kota.
Ia naik dari Harmoni, namun tak lama kemudian empat orang lelaki naik ke dalam bus tersebut. Sesampainya di depan Gajah Mada Plaza, Yeni mulai dipepet oleh keempat lelaki tadi.
Dalam aksinya, pelaku membawa map dan berdandan rapi seperti pegawai. Pelaku pun bersepatu rapi laiknya pegawai sungguhan.
"Ada yang pura-pura ngobrol kencang-kencang dan yang satu lagi mulai menggerayangi wanita itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes
Chryshnanda Dwilaksana.
Lantaran takut, di halte Gedung Arsip Nasional, Jalan Gajah Mada, Jakpus, Yeni turun. Keempat orang tadi juga ikut turun.
Yeni mulai curiga, karena tiba-tiba keempat lelaki tadi kemudian naik ke mobil Suzuki Carry yang memang terus mengikuti Mikrolet tersebut. Yeni kemudian melaporkan percobaan pencopetan tersebut ke pos polisi terdekat.
Keterangan Yeni kepada polisi, dalam aksinya, komplotan pencopet diikuti kawannya yang mengendarai mobil Carry dari belakang, agar cepat kabur langsung naik Carry tersebut.
(mei/rdf)











































