Pembunuhan yang menimpa wisatawan Jepang Rika Sano (33)dan nyaris merenggut nyawa temannya Mayumi Someya terjadi di malam hari pukul 01.00 Wita, Jumat (25/9/2009). Pelaku kejahatan, David Goltar Wicaksono (26) membunuh korban di Jalan Dewi Sri yang sangat lengang dan gelap dibandingkan kawasan lainnya di Kuta.
Merujuk aksi kejahatan tersebut, Pastika meminta agar polisi mengintensifkan patroli rutin, terutama pada malam hari di kawasan wisata Kuta.
Pasalnya, kehidupan pariwisata Kuta yang berdenyut hingga pagi hari dijejali para wisatawan asing. Mereka umumnya pulang ke hotel pada pagi hari dalam keadaan letih. "Patroli polisi di jalan dan tempat sepi harus diintensifkan lagi," kata Pastika di sela-sela acara Pertemuan ke-33 Kepala Badan Penegak Hukum Antinarkoba se-Asia Pasifik di hotel Kartika Plaza, Kuta, Selasa (6/10/2009).
Sebelumnya, Pastika memuji kinerja polisi mengungkap kasus pembunuhan wisatawan Jepang yang mengguncang pariwisata Kuta. "Saya mengucapkan selamat atas keberhasilan kinerja Polda Bali dan Poltabes Denpasar," ujarnya.
Pastika berharap aksi kriminalitas yang menyasar para wisatawan asing, wisatawan domestik dan masyarakat Kuta tidak terulang lagi.
Â
(gds/djo)











































