Ajak Golkar Oposisi, Refleksi Dukungan JK pada Surya Paloh

Ajak Golkar Oposisi, Refleksi Dukungan JK pada Surya Paloh

- detikNews
Selasa, 06 Okt 2009 13:14 WIB
Ajak Golkar Oposisi, Refleksi Dukungan JK pada Surya Paloh
Jakarta - Ajakan agar Partai Golkar menjadi oposisi, merupakan refleksi dukungan Jusuf Kalla (JK) terhadap salah satu kandidat ketua umum Golkar. Kebetulan dua kandidat kuat yang tengah bersaing punya pandangan bertolak belakang tentang arah partai lima tahun mendatang.

"Itu refleksi dia lebih mendukung Surya Paloh dibanding Aburizal. Dia tentu sadar dengan apa yang dikatakannya," nilai pengamat politik Fachri Ali, melalui telepon, Selasa (6/10/2009).

Menyusul anjloknya perolehan suara Golkar dalam Pemilu 2009 lalu, Surya Paloh kerap menyeru agar para kader dan politisi Golkar siap berada di luar pemerintahan. Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar itu berpendapat sudah saatnya Golkar menjadi partai mandiri dengan melepaskan tradisi terlibat dalam pemerintahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebaliknya kandidat Aburizal Bakrie berpendapat tidak haram Partai Golkar terlibat dalam pemerintahan meski tidak tergabung dalam koalisi pendukung SBY-Boediono. Anggota Dewan Penasihat Golkar tersebut berpendapat Golkar punya banyak kader berkualitas maka wajar bila membantu pemerintah dan hal itu tidak mengurangi sikap kritis di parlemen.

"Sebenarnya ini masalah intern Golkar, tergantung siapa yang dipilih. Kalau yang dipilih Paloh jelas opisisi, kalau Aburizal ya berteman (bergabung dalam pemerintahan)," jawab Fachri ditanya soal arah terbaik yang harus pengurus Golkar ambil kelak.

Di dalam sambutannya saat membuka Munas Golkar di Pekanbaru, Riau, Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) menyarankan Partai Golkar menjadi partai oposisi pada periode 2009-2014. Menurutnya oposisi merupakan tindakan mulia sebab menjaga pemerintahan agar berada pada jalan yang lurus.

โ€œMengawasi pemerintah adalah tugas yang mulia. Kalau tidak dikawal akan tidak berada pada shiraathal mustaqim (jalan yang lurus), dan kita tidak ingin kembali ke jaman Orde Lama atau Orde Baru di mana pemerintah tanpa pengawasan,โ€ kata JK, Senin (5/10) malam.

(lh/nrl)


Berita Terkait