Berjarak sekitar 100 meter sebelum mendapatkan perkampungan yang longsor, terlihat tiga lembar karton putih tertuliskan korban longsor. Masing-masing kertas karton putih itu ada tertuliskan nama-nama korban yang hilang. Sedangkan karton lainnya memajangkan sejumlah foto korban yang hilang.
Kertas karton yang ditempelkan di kayu itu, ramai dilihat warga. Masyarakat ingin melihat siapa saja yang sebenarnya menjadi korban tanah langsor itu.
Dari pantauan detikcom, Selasa (06/10/2009)ada 11 foto yang terpajang di sana. Ada foto murid-murid SD 14 Patamuan yang hilang. Ada juga foto sepasang Kakek dan Nenek. Ada juga foto seorang gadis berjilbab. Mereka yang ada dalam foto-foto lusu itu, dinyatakan meninggal dunia.
Sayangnya kotak amal yang ada di bawah foto-foto kenangan itu, sangat sedikit sekali warga mau mau menyumbangkan sekedar meringankan beban korban longsor yang selamat.
"Masyarakat hanya ingin melihat-lihat saja di kampung kami ini. Mereka jarang yang memberikan sumbangan untuk korban gempa," kata Sulaiman (34) waga disana.
(cha/djo)











































