Pemda Harus Komunikatif, Pers Harus Akurat

Gempa Sumbar-Jambi

Pemda Harus Komunikatif, Pers Harus Akurat

- detikNews
Senin, 05 Okt 2009 17:56 WIB
Pemda Harus Komunikatif, Pers Harus Akurat
Jakarta - Selaku pucuk pimpinan tanggap darurat di wilayah masing-masing, Kepala Daerah harus aktif berhubungan dengan pers. Sehingga tidak terjadi kesalahan data terkini, misalnya mengenai jumlah korban akibat gempa.

Demikian pesan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/10/2009). Rapat membahas persiapan rekontruksi dan rehabilitasi Sumbar-Jambi pasca gempa.

"Saya meminta sesering mungkin, seakurat dan sekomunikatif mungkin dengan para wartawan, baik dalam negeri maupun luar negeri," kata SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebaliknya para wartawan juga harus selalu memastikan bahwa data korban diperoleh dari sumber sahih dan sah. Agar informasi yang pers sampaikan kepada masyarakat luas pun akurat dan terjamin kapabilitas nara sumbernya.

"Jangan main-main dengan angka, apakah korban jiwa ataupun korban benda harus akurat. Kalau belum ya terus dilengkapi sehingga lebih akurat lagi," ujar SBY.

Sebagai contoh kasus, dia menyebut running text di CNN yang menyebut korban tewas dan hilang dalam gempa di Jambi mencapai 4 ribu orang. Padahal di dalam laporan terbaru Gubernur Jambi melaporkan korban tewas dan hilang kurang lebih 950 orang, dengan total jumlah korban luka berat, sedang dan ringan sekitar 2500 jiwa.

"Saya minta  menteri terkait aktif, BNPB aktif cek darimana sumbernya. Kita tidak boleh menyiarkan berita yang tidak akurat, nanti membikin bingung masyarakat dan dunia," sambung SBY.

(lh/gah)



Berita Terkait