Namun anggota tim penyeleksi Plt pimpinan KPK itu, Adnan Buyung Nasution menilai, pemberitaan itu hanya mencari-cari kejelekkan orang saja.
"Itu orang cari-cari saja. Kenapa nggak sekalian saja cucunya siapa?" kata Buyung saat berbincang dengan detikcom, Senin (5/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak akan pengaruh apa-apa, otak orang itu kan beda-beda. Yang penting dia punya track record yang baik," kata Buyung.
Sebelumnya diberitakan, kantor pengacara Hotman Paris and Partners mempersoalnya penunjukan Ota sebagai Plt Pimpinan KPK. Law Firm itu menduga, ada udang di balik batu dengan penunjukkan itu karena Lelyana bekerja di kantor pengacara Todung Mulya Lubis yang merupakan salah satu anggota tim lima.
Selain itu, Lelyana juga merupakan pengacara keluarga Salim untuk kasus BLBI. Lelyana juga sedang diadili Dewan Kehormatan PERADI karena pelanggaran kode etik membela kanan kiri, pihak yang berlawanan.
(ken/iy)










































