"Itu terdiri dari relawan, keluarga korban, kebutuhan logistik pengungsian dan obat-obatan," kata General Manager PT Pelni Cabang Priok di Pelabuhan Tj Priok, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2009).
Relawan tersebut tergabung dalam sejumlah organisasi seperti SAR, PMI, rumah sakit swasta, MER-C, dan berbagai organisasi lain. Mereka menumpang KM Sinabung setelah kuota jalur udara penuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjalanan KM Sinabung memakan waktu tempuh 29 jam dan menghabiskan bahan bakar 70.000 ton solar/24 jam. Seluruh penumpang dibebaskan dari biaya tiket perjalanan karena perjalanan khusus ke korban gempa. Sejumlah keluarga korban yang turut dalam perjalanan ini harap-harap cemas akan nasib keluarganya.
"Keluarga saya di Padang. Beberapa kali ditelepon enggak ada jawaban. Dari petugas SAR disana juga belum ada kepastian," tutur Rahma (35), seorang keluarga korban.
(Ari/nrl)











































