Mayumi berhasil lolos dari maut setelah berhasil melakukan perlawanan terhadap pelaku David Goltar Wicaksono (26). Namun, ia tidak mampu melindungi dirinya dari aksi pelecehan seksual yang dialaminya.
David, sang pelaku mencegat Someya di jalan kemudian mengajaknya ke sebuah lokasi sepi di jalan Dewi Sri, Kuta. Di tempat ini, Someya nyaris diperkosa. David bahkan menelanjanginya agar tidak berani kabur dari TKP.
Setelah ditinggal oleh David, Someya mencoba mencari pertolongan meskipun tanpa sehelai benang menutupi tubuhnya. Beruntung, ia menemukan hotel Miki yang lokasinya tak jauh dari TKP. Someya pun diberikan penutup badan berupa handuk dan sandal.
Kapoltabes Denpasar Kombes Polisi Gde Alit Widana mengatakan telah mendengarkan kesaksian hingga penandatanganan berita acapa pemeriksaan (BAP) dari Someya di Poltabes Denpasar. "Waktu itu ia mengalami trauma," kata Widana di Mapolda Bali, jalan WR Supratman, Denpasar, Senin (5/10/2009).
Selama menjalani pemeriksaan, Someya mendapatkan pengawasan ketat dari aparat keamanan. Selama menginap di hotel Ramayana kemudian pindah ke hotel Radison di kawasan wisata Kuta, ia ditemani Polwan.
Setelah menjalani pemeriksaan, Someya telah kembali ke negaranya. "Kondisinya kini sudah membaik," ujar Widana.
Sementara itu, jenazah Rika Sano (33) telah dikremasi di krematorium Mumbul, Nusa Dua, Bali.
(gds/djo)










































