Ribuan Warga Yogya Ikuti Pemilu Malioboro

Ribuan Warga Yogya Ikuti Pemilu Malioboro

- detikNews
Senin, 05 Okt 2009 14:43 WIB
Ribuan Warga Yogya Ikuti Pemilu Malioboro
Yogyakarta - Ribuan warga Yogyakarta mengikuti Pemiliu Malioboro. Pemilu ini tentunya bukan untuk memilih ulang capres dan cawapres, melainkan memilih pengurus Lembaga Pemberdayaan
Komunitas Kawasan Malioboro (LPKKM).

Pemilu ala warga Malioboro ini digelar di tiga titik di kawasan legendaris di Kota Yogyakarta itu, Senin (5/10/2009). Ribuan warga dari berbagai profesi seperti paguyuban ibu-ibu Malioboro, pedagang kaki lima, lesehan, parkir, sopir becak, andong, pengamen, angkringan dan berbagai komunitas Malioboro itu akan memilih seorang ketua umum dan dua wakil ketua LPKKM.

Seperti layaknya pemilu presiden, 3 Tempat Pemungutan Suara (TPS) didirikan di sepanjang Jl Malioboro hingga Jl Ahmad Yani. TPS 1 Gedongtengan bertempat di depan Badan Pariwisata Daerah DIY), TPS 2 Danurejan (depan Tourism Information Center) di Jl Malioboro. Sedangkan TPS 3 Gondomanan (Depan Toko Al Fath 2) di Jl Ahmad Yani.

TPS didirikan di tempat parkir sepeda motor di sisi timur dengan menggunakan sebuah tenda terpal. Sekitar 12 orang bertugas menjadi Panitia Pemungutan Suara (PPS). Mereka semua mengenakan pakaian adat Jawa. Petugas TPS juga dibantu aparat Hansip dan beberapa anggota kepolisian. Sedangkan peralatan pemungutan suara seperti kotak suara, tinta menggunakan sisa peralatan pemilu 2009.

Sebanyak tujuh orang calon yang bersaing menjadi ketua umum dan wakil ketua LPKKM. Ketujuh orang itu adalah  Ari Wanani (pedagang), Rukamto (lesehan), Retnantoro (lesehan), Edi Susanto (parkir), Sigit Karsana Putra (parkir), Rudiarto (pedagang), dan Sigit Purwanto (pasar sore).

Pemilih adalah warga yang terdaftar dalam komunitas di kawasan Malioboro. Usai menggunakan hak suaranya, panitia membagikan beberapa doorprize bagi pemilih di tiap-tiap TPS, di antaranya 5 buah handphone, ballpoint dan lain-lain.

Acara di tiap-tiap TPS juga dimeriahkan oleh hiburan musik pengamen Malioboro. Acara pemilihan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB itu akan selesai pukul 14.00 WIB. Setelah itu akan dilakukan penghitungan suara di tiap-tiap TPS. Calon yang  memperoleh suara terbanyak yang akan menduduki kursi pengurus LPKKM.

"Ini merupakan pemilu pertama kalinya diselenggarakan warga Malioboro. Tujuannya untuk mengubah image Malioboro yang kumuh menjadi asri, guyub rukun dan tertata dengan baik dengan adanya LPKKM," kata Ketua Paguyuban Pengusaha Malioboro Suryadi Suryadinata saat memantau kegiatan pemilu Malioboro.

Menurut dia, pemilih adalah semua anggota komunitas yang turut aktif di Malioboro selama 6 bulan atau lebih. Saat ini sedikitnya ada 18 komunitas yang menggantungkan hidupnya dari kawasan Malioboro. Mereka bersama Badan pengelola Malioboro bentukan Pemkot Jogja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro akan membuat pengurusan yang tergabung dalam Lembaga Pemberdayaan Komunitas Kawasan Malioboro (LPKKM) untuk melakukan penataan.

(bgs/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads