"Ya saya baru dapat informasi. Saya baru menyuruh orang untuk mencari tahu
apakah dirusak atau karena alam," kata Andi kepada detikcom di lokasi Munas,
Hotel Labersa, Pekanbaru, Riau, Senin (5/10/2009).
Sementara itu, Wakil Bendahara DPP Golkar Poempida Hidayatullah juga mengecam aksi perusakan poster tersebut. Menurutnya, tim sukses Surya Paloh harus berkoordinasi dengan aparat untuk mengusut siapa pelakunya.
"Ini menunjukkan pertarungan makin keras. Tapi sangat disayangkan kalau permainannya anarkis begini. Saya kira ini harus diusut agar tidak memicu yang lainnya," ucapnya.
Poempida juga meminta aparat kepolisian dan aparat keamaanan internal Munas Golkar lebih sigap mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Menantu Fahmi Idris ini juga meminta para kandidat bertarung secara fair dalam memperebutkan kursi Ketua Umum Partai Golkar.
"Saya mengimbau agar bermain dan bertarung secara fairplay. Untuk aparat dan
pihak keamanan Munas harus benar-benar memperhatikan hal ini. Jangan terulang lagi agar konsolidasi tidak terganggu," tegasnya.
(sho/lrn)











































