Rumah penduduk yang mengalami kerusakan meliputi 88.272 unit rusak berat, 43.323 unit rusak sedang dan 47.076 unit rusak ringan. Kerusakan terparah terlihat di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman, baik kerusakan bangunan maupun kerusakan geologi dan longsoran, yang diakibatkan oleh faktor kedekatan lokasi dengan episentrum, faktor geologi, dan konstruksi bangunan.
Seperti dilansir website BNPB, kerusakan di Kota Padang banyak terjadi di dataran rendah (kurang dari 25 meter di atas permukaan laut) yang disusun oleh endapan alluvial. Lokasi terparah adalah Pecinan. Kerusakan juga terjadi pada bangunan yang mengalami keretakan akibat gempa tahun 2007 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebutuhan mendesak yang diperlukan di lokasi bencana adalah pompa air dan lampu sorot untuk pencarian/evakuasi korban tanah longsor di Kabupaten Pariaman, tenda gulung dan tenda keluarga, selimut, generator dan instalasi penjernih air.
(nrl/iy)











































