Aksi itu dilakukan HMI Cabang Semarang. Mereka mengawali aksinya sekitar pukul 10.00 WIB di Bundaran Air Mancur, Jl Pahlawan Semarang, Senin (5/10/2009).
Sebelum berorasi mereka meneriakkan yel-yel dukung KPK. Ketika orator meneriakkan 'KPK', maka peserta aksi merespon dengan berteriak "Dukung!".
Seorang mahasiswa tampil. "KPK!" dia berteriak. "Hancurkan!" sahut seorang mahasiswa dengan sangat lantang. Sekali lagi, "KPK!" Dijawab, "Hancurkan!"
Kontan salah meneriakkan yel-yel ini membuat peserta lain terganggu. Peserta yang salah namun berteriak dengan lantang itu diperingatkan. Yang diperingatkan malah tertawa, karena baru sadar telah salah meneriakkan yel-yel.
Seharusnya, usai dari Bundaran Air Mancur, para mahasiswa ini baka beraksi di kantor DPRD Jateng, batal dilakukan. Namun polisi berhasil mencegahnya, karena menilai para mahasiswa tak memliki izin beraksi di kantor wakil rakyat tersebut.
Para mahasiswa akhirnya memilih long march ke kantor RRI Semarang, Jl. Ahmad Yani. Dari pantauan detikcom, jumlah polisi yang mengawal lebih banyak dibanding peserta aksi.
(try/djo)











































