"Rasanya tidak ada di kota Padang yang kekurangan, karena sudah banyak tim yang diturunkan sehingga tidak ada masalah," kata Humas BNPB Priyadi Kardono saat dihubungi detikcom, Senin (5/10/2009).
Hingga kini, BNPB sendiri belum mendapat laporan dari masyarakat mengenai keluhan belum meratanya pembagian bantuan. Hal tersebut juga sekaligus menepis adanya isu tentang diskriminasi evakuasi dan pemberian bantuan kepada warga di kampung Cina, Padang, Sumatera barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain tim penyelamat, menurut Priyadi, tim TNI juga sudah jalan ke beberapa wilayah untuk memberikan bantuan. Sejumlah Anjing pelacak juga sudah diturunkan untuk membantu proses evakuasi.
Bagi warga yang hingga kini belum mendapat bantuan, Priyadi mengimbau agar mereka mencari posko-posko bantuan terdekat. BNPB sudah menyerahkan bantuan melalui Walikota Kota Padang untuk selanjutnya disalurkan ke kecamatan-kecamatan di seluruh kota.
"Kalau belum dapat bantuan, langsung ke posko yang ada di tiap di kecamatan saja. Nanti akan diarahkan oleh petugas di sana. Selama masih di kota rasanya masih bisa dijangkau," pungkasnya.
Sebelumnya sempat beredar isu adanya diskriminasi dalam pembagian bantuan terhadap korban gempa. Beberapa warga keturunan Tionghoa yang bermukim di Kampung Cina sempat dikabarkan mengeluh karena mereka dipaksa membeli bantuan. Di Kota Padang, Kampung Cina menderita kerusakan terparah.
(nov/nrl)










































