"Bagi 3 Plt yang nanti terpilih kita minta agar jangan coba-coba membocorkan rahasia negara," kata Peneliti Hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Diansyah saat dihubungi detikcom, Minggu (4/10/2009) malam.
Masuknya 3 Plt KPK, kata Febri, sempat dikhawatirkan akan dijadikan alat untuk memangkas pemberantasan korupsi. Untuk itu, selain menjaga rahasia, ketiganya diharapkan tidak bersikap kompromis dan tetap bisa mempertahankan kredibilitasnya dalam pemberantasan korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, dikatakan dia, rahasia KPK tidak akan bocor bila yang terpilih nanti merupakan mantan anggota KPK atau anggota KPK yang masih aktif. Meski demikian pihaknya tetap akan meminta Mahkamah Konstitusi (MK) untuk membatalkan pengesahan Perpu Plt KPK.
Sebelumnya, tim 5 dikatakan akan menyampaikan 3 nama plt KPK kepada Presiden SBY setelah acara peringatan HUT TNI di Cilangkap. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Menkum HAM Andi Mattalatta.
"Iya Insya Allah besok. Tapi jadwal pastinya kapan saya belum tahu," kata Andi saat dikonfirmasi.
Sempat beredar kabar, 3 nama yang akan mengisi posisi Plt KPK yakni mantan pimpinan KPK Tumpak Hatorangan Panggabean, mantan Deputi Pencegahan KPK Waluyo, serta ahli hukum Mas Ahmad Santosa.
(nov/rdf)











































