Di Welcome Party, Ical 'Head-to-Head' dengan Tommy

Munas VIII Partai Golkar

Di Welcome Party, Ical 'Head-to-Head' dengan Tommy

- detikNews
Minggu, 04 Okt 2009 22:55 WIB
Di Welcome Party, Ical Head-to-Head dengan Tommy
Riau - Welcome party digelar untuk menyambut para peserta Munas Golkar di Pekanbaru, Riau. Dalam acara itu Aburizal Bakrie (Ical) tampak 'head-to-head' dengan Tommy Soeharto. Duduk 1 meja, 2 kandidat Ketum ini saling berhadapan.

Pantauan detikcom, Minggu (4/10/2009), acara welcome party digelar pukul 20.00 WIB di Labersa Convention Hall yang berada di area lokasi Munas. Hadir dalam acara tersebut para petinggi Golkar, antara lain Agung Laksono, Andi Mattalatta, Akbar Tandjung, Fadel Muhammad, Theo L Sambuaga, Aburizal Bakrie, dan lain-lain.

Dari 4 kandidat Ketum, 3 di antaranya hadir, yakni, Ical, Yuddy Chrisnandi, dan Tommy. Sedangkan Surya Paloh dikabarkan belum tiba di lokasi. Para calon Ketum tampak duduk di satu meja berbentuk bundar di barisan paling depan. Tommy mengenakan baju batik warna kuning, sedangkan Ical mengenakan baju bermotif kotak bergaris warna senada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain mereka, duduk pula Agung, Akbar, Andi Mattalatta, dan Gubernur Riau
Rusli Zainal yang juga tokoh Golkar dengan didampingi Wakil Gubernur.

Tommy yang duduk di samping Akbar tampak terpisah dengan teman-teman semejanya. Bukan saja kursinya agak berjauhan dari kursi Akbar, bahkan tatapan matanya juga tidak pernah menyapa Akbar dkk. Tommy terlihat selalu memandang ke arah panggung tempat digelarnya pentas musik dan kesenian.

Akbar pun tak ambil pusing dengan sikap Tommy. Dengan gaya khasnya mengepalkan tangan di depan dagu, Akbar pun tidak repot-repot mengajak Tommy bercakap-cakap.

Tak ubahnya juga dengan Ical yang berada tepat di seberang Tommy. Ical juga terlihat lebih sering memandang ke arah panggung. Hanya sesekali Ical berusaha berbincang dengan Agung yang duduk di sebelahnya. Namun, baik Ical maupun Tommy tampaknya berusaha untuk tidak saling bentrok mata.

Hal ini berbeda dengan rekan-rekan semeja mereka. Agung, Andi, dan Zainal
justru tampak sesekali bercakap-cakap. Demikian pula Akbar dengan Andi yang duduk di sebelahnya. (sho/nov)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads