"Kalau kami bersatu, kami yakin akan dapat membesarkan partai ini seperti semula," kata Akbar dalam jumpa pers di Hotel Labersa, Pekanbaru, Riau (4/10/2009).
Menurut Akbar, di bawah kepemimpinan Tripple A (Agung Laksono, Aburizal Bakrie, Akbar Tandjung) Golkar akan mampu memposisikan dirinya sebagai partai mandiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Ketua DPD I Gorontalo, Fadel Muhammad menegaskan bahwa pengurus Golkar di wilayah Indonesia Timur sudah memutuskan untuk mendukung Aburizal Bakrie sebagai ketua umum. Setidaknya ada 3 alasan pengurus Golkar di wilayah Indonesia Timur mendukung Ical.
"Ada tiga hal kenapa kami memutuskan mendukung Ical. Pertama adalah karena track record beliau dalam memimpin organisasi mulai dari PII, Kadin, HIPMI yang selalu berhasil," paparnya.
Selain itu, lanjut Fadel, sebagai menteri, Ical yang sering berkunjung ke Indonesia Timur dinilai paling dekat dan cocok dengan suasana kebatinan kader Golkar di wilayah Indonesia timur.
"Oleh karenanya, beliau memiliki kedekatan tersendiri dengan kami," paparnya.
"Ketiga adalah kesedian beliau untuk benar-benar fokus memimpin Golkar. Di era JK sulit hal itu dilakukan karena tugas beliau sebagai wapres membuatnya sulit bergerak leluasa. Kesiapan Ical tidak di kabinet itu yang membuat kami mantap," pungkasnya.
(yid/rdf)











































