Masa Depan Si Beringin Ada di 'Tengah Hutan'

Munas VIII Partai Golkar

Masa Depan Si Beringin Ada di 'Tengah Hutan'

- detikNews
Minggu, 04 Okt 2009 19:16 WIB
Masa Depan Si Beringin Ada di Tengah Hutan
Pekanbaru - Musyawarah Nasional (Munas) adalah pertemuan penting dalam agenda politik Partai Golkar. Soal tempat Munas, pastinya juga harus oke punya.

Bertempat di Pekanbaru, Riau, Munas ke-8 Golkar tak akan digelar di pusat kota sebagaimana gelaran serupa pada umumnya. Alih-alih di tempat yang ramai, masa depan partai berlambang beringin itu akan ditentukan di tengah hutan.

Ya, Labersa Grand Hotel akan menjadi saksi siapa tokoh yang menggantikan Jusuf Kalla. Lokasinya di pinggir Pekanbaru, berjarak 10-15 km dari pusat kota. Hotel tersebut dikelilingi hutan dengan pohon-pohon yang menjulang tinggi, dan hamparan sawah milik penduduk sekitar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak ada bangunan besar di sekeliling hotel yang baru diresmikan pengoperasiannya 5 bulan lalu itu. Rumah penduduk relatif jauh dari kompleks hotel. Bahkan untuk menuju ke lokasi hotel, orang harus menggunakan mobil pribadi atau taksi karena tidak ada angkutan umum yang melintasi daerah tersebut.

Tapi kondisi yang relatif  'terpencil' ini tidak berbanding lurus dengan fasilitas yang dimiliki hotel yang akan menjadi panggung drama politik selama 5-8 Oktober itu. Menyandang status bintang lima, selain fasilitas modern seperti kolam renang, ratusan kamar, lapangan tenis, Labersa Grand Hotel juga menyediakan lapangan golf.

Menyandang predikat hotel yang masih 'kinyis-kinyis' sejumlah tempat masih terlihat beberapa penyempurnaan. Aspal yang membalut jalan raya menuju dalam hotel juga masih fresh hitam mentereng.

"Wah ini kita benar-benar diajak untuk sabar," kelakar seorang peserta Munas menanggapi jauhnya hotel dari tempatnya menginap di pusat kota.

"Kita ini diminta untuk konsentrasi masa depan Golkar ini namanya," timpal sang teman yang juga menjadi peserta munas.

Selain menjadi tempat gelaran serangkaian acara, hotel ini merupakan tempat peserta munas berdomisili. Sementara sebagian lain yang tidak kebagian kamar harus rela menginap di tempat lain.
(gah/anw)


Berita Terkait